Langsung ke konten utama

Postingan

Masa SMA, Masa yang Paling Bahagia, Katanya (part 1)

Orang bilang, masa SMA merupakan masa yang paling indah, paling bahagia, paling berkesan, dsb. Gue lumayan setuju sama pendapat ini, tapi bahagia di sini bukan mengenai kisah kasih di sekolah atau apalah, melainkan bahagia berjuang bersama keluarga baru yang bikin haru :'). Ok, biar ga bingung, gue jelasin dari awal perjalanan gue nyari SMA dulu. Gue awalnya belom ada bayangan atau target mau sekolah di SMA mana, sampe suatu saat guru SMP gue ngasih info kalo ada sekolah berasrama yang beasiswa. Gue ga kepikiran mau sekolah asrama, tapi akhirnya gue coba daftar aja. Gue sama 2 temen SMP gue bersedia daftar. Pendaftaran dilakukan secara online, semua berkas diurus sama guru gue yang nawarin itu. Gue tinggal nunggu hasilnya aja. Dan.. gue sama 2 temen gue dinyatakan lulus seleksi berkas. Gue beruntung tuh, disaat anak lain susah-susah daftar dan ga lulus seleksi berkas jadi ga bisa ikut tes, gue cuma didaftarin, tinggal duduk manis, nunggu hasil, dan tau-tau lulus, bisa ikut tes...

Masa Remaja Tanggung

Alhamdulillah, gue tamat SD. Setelah 7 tahun bertahan di satu sekolah yang telah membawa gue jadi orang yang lebih tinggi derajatnya dibanding orang-orang seusia gue yang ga beruntung mengenyam bangku sekolah. Gue tamat SD dengan total nilai UN 26,80 dari nilai maksimal 30, lumayan lah. handmade by my bro "cilik" dari pelepah pisang Selesai SD pasti langsung ngincer SMP yang diidamkan kan? Nah cerita gue di sini berbelit-belit. Sebelum tamat SD, gue sama satu orang temen gue diminta sama sekolah untuk daftar ke SMP favorit yang punya program SBI (Sekolah Berstandar Internasional) & SSN (Sekolah Standar Nasional). Di sana ada beberapa tahap seleksi, ada tes tulis, ada praktek komputer juga. Nah waktu praktek komputer ini kocak banget, gue udah lumayan tau beberapa mengenai pengoperasian word, rata kiri, rata kanan, rata tengah, bisa tuh, tapi waktu disuruh 'save' gue lupa mesti klik yang mana, hahaha. Alhamdulillah lumayan lah, nah temen gue nih kasian bange...

Sekolah Agama yang Biasa disebut 'Madrasah'

Hai gais, sorry gue baru nulis lagi. Kali ini gue mau cerita masih tentang jaman sekolah. Dulu pas gue masih SD, tiap siang gue ikut sekolah agama, biasanya disebut 'Madrasah'. Madrasah ini gedungnya ada di satu area bareng sama gedung SD & masjid desa. Biasanya madrasah diadakan dari jam 13.30 sampai jam 17.00. Mata pelajaran yang diajarkan seputar pengetahuan agama, seperti fiqih, akidah akhlak, bahasa Arab, Al quran & hadits, sejarah kebudayaan Islam, khat & imla, dan BTQ (baca & tulis Quran). Madrasah ini punya beberapa jenjang diantaranya dari TKA (Taman kanak-kanak Alquran), TPA (Taman pendidikan al quran), dan MDA (Madrasah Diniyah awaliyah). Untuk TKA & TPA masing-masing 1 tahun, untuk MDA lama pendidikannya 3 tahun (ada dari kelas 2, 3, hingga 4). Setelah itu lulus. Madrasah ini kalender akademiknya mengikuti kalender Hijriyah jadi beda sama kalender akademik di SD. Madrasah diadakan pada hari Senin, Selasa, Rabu, Kamis, dan Sabtu. Biasanya tiap si...

Alhamdulillah, Pernah SD

Huwaaa.. rasanya udah lama banget gue ga nulis blog, gue udah kangen juga nih, sorry guys, ini gue lanjutin deh cerita hidup gue. cekidot.. Sama seperti anak normal lainnya, alhamdulillah gue pernah ngerasain bangku Sekolah Dasar (SD) di sekolah yang cukup baik. FYI, gue ga pernah TK, di jaman gue kecil, jarang banget anak-anak umur 4-5 tahun masuk ke TK, cuma orang-orang tertentu yang mampu membayar SPP sekolah TK. Waktu gue kecil, TK itu masih dianggap sebagai sebuah sekolah yang mewah. Kebetulan, waktu itu juga belum ada kewajiban untuk masuk TK, alhasil, gue langsung masuk ke SD, ga pake fafifu wkwkwk. Gue masuk SD di usia yang belum pas 5 tahun, masuk tahun ajaran baru itu kan sekitar Juni-Juli gitu kan ya? gue lahir Agustus 1997 dan masuk SD Juli 2002, otomatis gue masih sangat muda itungannya, karena 5 tahun aja belom pas. Alhasil, waktu kenaikan kelas dari kelas 1 ke kelas gue, gue ga dinaikin, gara-gara umur gue yang masih terlalu muda, masih 5 tahun, so, gue haru...

Paling Pertama dan Selalu Bersama

sonic linguistic jajan es teh bareng Alhamdulillah. . betapa bangganya ketika diri ini melihat pengumuman diterima menjadi salah satu dari 120 siswa MAN Insan Cendekia Serpong. Aku selalu berharap yang terbaik untuk pilihanku. Tiba waktunya daftar ulang. Aku bersama keluarga dan guruku melakukan perjalanan ke calon sekolahku, MAN Insan Cendekia Serpong. Untuk pertama kalinya aku melihat sekolah ini, kesan pertama sungguh mempesona. Melihat keadaan sekolah dan asrama yang bersih, setiap lewat selalu diberi salam oleh para siswa, civitas akademik yang ramah, dan sebagainya. Jadi tak sabar ingin merasakan menjadi siswa sekolah ini. Setelah aku selesai daftar ulang dan melihat-lihat Matrik 1 Studi Kolaboratif 2013 lingkungan sekolah, aku kembali ke mobil untuk mengambil bekal makan siang bersama keluargaku. Di tempat parkir aku bertemu dengan sebuah keluarga yang nampaknya sedang melakukan daftar ulang juga sepertiku. Aku beserta keluargaku bersalaman dengan keluarga itu...

Apa Arti Sebuah Kertas Ini?

Bismillahirrahmanirrahim… Apa arti sebuah kertas kecil ini? Mungkin bagi sebagian orang ini hanya sekedar kertas biasa. Bagi saya tidak. Ini merupakan sebuah kertas yang memiliki kenangan tersendiri. Ya begitulah. Entah bagaimana aku menyebutnya. Maklum, aku tak pandai berbahasa.             Kertas ini biasanya berada ditangan orang-orang khusus. Eh ya ngga, ya? Terutama ketika mendekati hari ulang tahun salah satu diantara mereka. Yup , mungkin anda sudah bisa menebaknya. Kertas ini aku sebarkan ke orang-orang tertentu untuk ditulis ucapan ulang tahun dan doa. Emm .. mungkin terlihat biasa saja. Ya sudahlah, tak apa. Karena bagiku ini tak biasa. Karena orang-orang ini spesial. Menjadi bagian dari mereka sungguh istimewa.  d'centry akhwat @america             Siapakah orang-orang itu? Sebenarnya.. aku juga bingung menyebutnya karena kita belu...